10 Tempat Wisata di Makassar yang Paling Menarik

10 Tempat Wisata di Makassar yang Paling Menarik - Selain wisata kulinernya yang terkenal lezat, sejumlah tempat wisata di Makassar juga mempunyai daya tarik yang memikat hati, mulai dari wisata pantai, wisata budaya dan sejarah, wahana permainan, hingga dengan panorama alam yang begitu menyegarkan. Pantai Losari adalah ikon kepariwisataan di Makassar, namun Anda juga harus mengunjungi Pulau Samalona atau Pulau Kodingareng Keke karena di pulau tersebut, Anda bisa mengetahui betapa menyenangkannya snorkeling di laut yang jernih dan bermain di hamparan pasir putih.

Dahulunya Makassar bernama Ujung Pandang dan kota terbesar di Indonesia bagian Timur. Kota ini juga yang menjadi pintu menuju ke dataran tinggi Tana Toraja di Sulawesi Selatan yang terkenal memiliki budaya masyarakat yang amat mengagumkan. Sudah sejak masa lampau, Makassar dikenal dunia sebagai salah satu pelabuhan laut paling sibuk di Nusantara. Dari abad ke-14, banyak kapal dagang dari India, China dan Kamboja yang melakukan transaksi komoditas. Sedangkan Bangsa Eropa mulai masuk ke kawasan Makassar ini di abad ke-16.

Berikut ini adalah 10 daftar tempat wisata di Makassar yang paling menarik, beberapa di antaranya adalah tujuan wisata di Sulawesi Selatan yang cukup populer dikalangan penikmat perjalanan.

1. Trans Studio Makassar
Trans Studio Makassar
Trans Studio Makassar
Trans Studio Makassar adalah salah satu destinasi wisata keluarga paling favorit di Sulawesi karena banyaknya wahana yang seru dan menarik. Bangunan yang berdiri diatas lahan 2,7 hektar ini dulunya adalah theme park indoor terbesar di Indonesia dan dunia. Trans Studio Makassar terbagi menjadi 4 kawasan dengan masing-masing tema yang berbeda, antara lain Studio Central (bertema Hollywood), Magic Corner (sentuhan magis), Cartoon City (dunia kartun), dan Lost City (bertema petualangan).

Beragam wahana permainan, ketersediaan resto dan cafe, suasana yang nyaman serta menyenangkan dengan ruang ber AC membuat para pengunjung betah menghabiskan waktu liburan di taman bermain ini. Lokasi Trans Studio Mall berada di kawasan Tanjung Bunga Makassar yang jaraknya cukup dekat jika dari Pantai Losari ikon kota Makassar yang telah  melegenda.

Untuk masuk ke Trans Studio Mall, Anda harus membayar tiket masuk Rp 100.000 (Senin – Jum’at), dan Rp 150.000 pada saat akhir pekan dan hari libur.

2. Pantai Losari
Pantai Losari
Pantai Losari
Pantai Losari merupakan sebuah pantai yang begitu melegenda hingga banyak orang tak asing dengan nama pantai ini. Tak hanya namanya yang dikenal, Pantai Losari juga menyajikan panorama sunset yang memikat. Suasana yang indah, hembusan angin pantai dan debur ombak menjadikan pantai ini sangat mengesankan. Di sini Anda bisa mencoba beberapa permainan seperti sepeda air atau banana boat untuk mengelilingi pantai indah ini. Lokasinya yang strategis, berada di jantung kota Makassar, pantai ini menjadi destinasi wisata favorit bagi siapapun yang pertama kali menginjak Makassar.

Tak hanya panorama dan keindahan pantainya, Pantai Losari juga memiliki kuliner yang disukai banyak wisatawan, yakni kuliner pisang epe. Selain itu juga banyak kuliner khas kota Makassar lainnya, seperti pisang ijo, pallu butung, sop konro, coto makassar, dan lain-lain. Tersedia juga masakan laut yang masih segar, bahkan Anda bisa mencoba sensasi sajian makanan laut yang berbeda di resto terapung yang memakai kapal phinisi tradisional dari suku Bugis.

3. Fort Rotterdam
Fort Rotterdam
Fort Rotterdam
Tempat wisata Makassar yang satu ini berada di tepian pantai arah Barat kota Makassar, tepatnya beralamat di Jl. Ujung Pandang. Fort Rotterdam merupakan sebuah benteng warisan dari Kerajaan Gowa. Benteng ini dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa X, dan sekarang ini sering juga disebut sebagai Benteng Ujung Pandang.

Di zaman dulu ketika Belanda ingin menaklukkan Kerajaan Gowa dengan tujuan agar armada dagang VOC bisa masuk dan merapat dengan mudah di Sulawesi, benteng ini digempur selama 1 tahun. Dan akhirnya Belanda berhasil memasuki benteng serta menghancurkan rumah Raja dan seisi benteng. Belanda memaksa Sultan Hasanuddin untuk menandatangani Perjanjian Bongaya yaitu pada tahun 1667 yang dimana salah satu perjanjian tersebut mewajibkan Kerajaan Gowa menyerahkan benteng kepada Belanda. Benteng ini kemudian dibangun dan disesuaikan dengan arsitektur Belanda yang namanya dirubah menjadi Ford Rotterdam. Dan pada masa itu, Fort Rotterdam menjadi pusat pemerintahan dan penampungan rempah-rempah di wilayah Indonesia bagian Timur.

Pesona benteng ini terdapat pada adanya Museum La Galigo yang menyimpan sekitar 4.999 koleksi. Jika dilihat pada koleksi Etnografi, muesum ini mempunyai berbagai jenis hasil teknologi, kesenian, peralatan hidup, dan benda-benda lain yang dibuat dan dipergunakan oleh suku Bugis, Makassar, Toraja dan Mandar. Tempat wisata di Makassar ini telah menjadi pusat kebudayaan Sulawesi Selatan sampai sekarang.

Harga tiket masuk Fort Rotterdam ini adalah sebesar Rp 10.000/orang.

4. Pulau Samalona
Pulau Samalona
Pulau Samalona
Pulau yang memiliki luas 2,34 hektar ini merupakan objek wisata bahari paling favorit yang banyak dikunjungi para wisatawan baik domestik maupun wisatawan mancanegara. Pesona dari pulai ini begitu memikat mulai dari ikan tropis hingga biota laut lainnya. oleh karena itu Pulau Samalona menjadi destinasi snorkel yang menarik di Makassar. Selain itu laut yang jernih dan hamparan pasir putih adalah daya tarik tersendiri dari pulau ini.

 Pulau Samalona berjarak lebih kurang 6,8 km dari kota Makassar. Untuk tiba di pulau ini, Anda bisa menggunakan speed boat dengan waktu kira-kira 20-30 menit. Perjalanan bisa dimulai dari dermaga yang dekat Fort Rotterdam. Hanya perlu skill tawar-menawar utuk tarif sewa kapal yang lebih murah.

Di sini Anda bisa mendapatkan pengalaman menyelam yang seru, selain itu Anda juga bisa menikmati panorama sunset yang eksotik di tepian Pulau Samalona. Tersedia beberapa fasilitas yang bisa Anda gunakan, diantaranya adalah rumah makan, penginapan, mushola, saung, dan toilet.

5. Pulau Kodingareng Keke
Pulau Kodingareng Keke
Pulau Kodingareng Keke
Pulau Kodingareng Keke merupakan pulau di Makassar yang tak berpenghuni. Daya pikat utama pulau ini adalah air lautnya yang begitu jernih dan punya gradasi warna toska, warna biru muda, hingga biru tua. Pemandangan alam bawah lautnya juga lebih mempesona dengan beragam biota lautnya yang membuat para pecinta snorkel betah berlama-lama menyelam di Pulau Kodingareng Keke. Pulau ini berjarak lebih kurang 14 km dari kota Makassar.

Di sini tidak tersedia fasilitas umum, jadi Anda harus membawa perbekalan yang di butuhkan dari rumah. Biasanya sebelum datang ke Pulau Samalona, terlebih dahulu para wisatawan datang ke pulau ini. Karena kapal atau speed boad yang akan Anda sewa menawarkan kunjungan pada kedua lokasi wisata tersebut.

6. Kebun Teh Malino
Kebun Teh Malino
Kebun Teh Malino
Kebun Teh Malino merupakan sebuah destinasi wisata yang populer di kalangan masyarakat Sulawesi Selatan. Inilah lokasi kawasan Puncaknya Sulawesi Selatan. Secara administratif dalam wilayah Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Suasana tempat wisata di Sulawesi Selatan yang satu ini menyegarkan dengan udara yang begitu sejuk. Jaraknya sekitar 90 km dari pusat kota Makassar, Anda bisa sampai di kota Malino dalam waktu kurang lebih  2-3 jam perjalanan.

Kota Malino juga terkenal dengan sebutan "Kota Bunga", mempunyai sejumlah objek wisata menarik, seperti halnya lembah biru, air terjun seribu tangga, air terjun Takapala, bunker bekas peninggalan Jepang dan Gunung Bawakaraeng. Namun, bila Anda datang berkunjung ke sebuah perkebunan teh yang dikelola oleh korporasi Malino Highlands, disinilah Anda mendapat pengalaman seru menyusuri kebun teh seluas 200 hektar sambil menikmati udara yang sejuk dan segar. Selain itu, Anda bisa mampir ke sebuah cafe yang berada di puncak perkebunan ini, tentu menikmati sajian teh hijau Malino adalah sebuah pengalaman berkesan yang tak terlupakan.

Hal ini juga yang menjadikan Malino Highlands banyak disukai wisatawan sebagai sebuah kegiatan wisata alam di Provinsi Sulawesi Selatan yang menyegarkan. Ada banyak villa dan guesthouse di kawasan wisata ini serta beberapa hotel untuk tempat menginap Anda.

7. Benteng Somba Opu
Benteng Somba Opu
Benteng Somba Opu
Arsitektur benteng berbentuk segi empat, dengan panjangnya 2 km, tinggi sekitar 7 hingga 8 meter, dan ketebalan dinding bentengnya mencapai 3.6 meter. Bangunan kokoh Benteng Somba Opu adalah sebuah benteng pertahanan yang kuat karena benteng ini dahulunya dijadikan pusat perdagangan dan pelabuhan rempah-rempah yang ramai dikunjungi oleh pedagang asing dari Asia maupun Eropa.

Sampai sekarang ini, pemugaran benteng masih terus dilakukan oleh pemerintah sebagai salah satu upaya untuk terus melestarikan sejarah di Sulawesi Selatan. Terdapat juga berbagai rumah adat tradisional dari berbagai suku bangsa di Sulawesi Selatan di dalam kawasan ini. Tiap rumah adat dibentuk secara unik dan artistik yang menggambarkan kekhususan filosofi budaya dari masing-masing suku bangsa di Sulawesi Selatan.

Tempat wisata di Makassar ini mempunyai sebuah meriam legendaris bernama "Baluwara Agung, panjangnya 9 meter dan berat 9.500 kg, serta ada juga museum yang berisikan benda-benda bersejarah peninggalan dari Kesultanan Gowa.

Tak hanya itu, Anda juga akan menjumpai taman satwa dan waterboom yang dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung di dalam kawasan benteng ini. Tempat tersebut terkenal dengan sebutan Gowa Discovery Park. Untuk bisa masuk ke Gowa Discovery Park ini, Anda harus membayar tiket masuknya yaitu Rp 85.000, sedangkan pada akhir pekan Rp 100.000.

Sementara itu, untuk tiket masuk Benteng Somba Opu adalah Rp 2.000/orang.

8. Taman Laut Taka Bonerate
Taman Laut Taka Bonerate
Taman Laut Taka Bonerate
Taman laut ini terletak di kota Benteng, Kepulauan Selayar. Lokasi wisata ini merupakan surga bagi pecinta diving dan snorkeling. Anda bisa berenang bersama ratusan jenis ikan, penyu dan kura-kura. Apalagi ditambah dengan kecantikan terumbu karangnnya tentu akan membuat Anda semakin betah untuk berlama-lama menyelam di taman laut ini.

Waktu terbaik untuk menyelam di laut ini adalah antara bulan April hingga Mei. Pada saat itulah, arus dan suhu air serta berbagai faktor pendukung lainnya sedang dalam kondisi yang baik sehingga jarak pandang Anda ketika menyelam pun menjadi sempurna.

Untuk bisa menyelam di tempat wisata Makassar ini, Anda harus mendapat izin terlebih dahulu dari Balai Taman Nasional caranya dengan membawa kartu identitas yang masih berlaku. Anda akan dikenakan biaya sebesar Rp 25.000 untuk wisatawan domestik dan Rp 60.000 untuk wisatawan mancanegara. Apabila Anda ingin menyewa peralatan menyelam, setidaknya Anda harus menyiapkan uang Rp 250.000.

9. Tanjung Bira
Tanjung Bira
Tanjung Bira
Lokasi pantai ini berada cukup jauh berjarak sekitar 200 km dari kota Makassar. Tetapi jarak ini tidak akan berarti ketika Anda sudah sampai di pantai ini. Ya, Tanjung Bira terkenal memiliki pasir putih yang lembut dan airnya yang jernih kebiruan.

Keindahan tempat wisata ini tidak hanya dikenal oleh wisatawan domestik saja, tetapi juga wisatawan mancanegara. Biasanya mereka berenang, berjemur, snorkeling atau cuma duduk menikmati pemandangan terbit dan tenggelamnya matahari. Bila Anda lupa membawa alat snorkeling, disini juga menyediakan penyewaan peralatan snorkeling yaitu seharga Rp 30.000. Terdapat juga penyewaan sepeda motor dengan harga Rp 65.000 per hari untuk kegiatan Anda berkeliling kawasan pantai ini.

Fasilitas di sini tersedia cukup lengkap, mulai dari tempat penginapan, restoran dan juga fasilitas kamar mandi untuk membersihkan diri setelah selesai berenang. Harga tiket masuk ke Tanjung Bira adalah Rp 5.000/orang.

10. Danau Tempe
Danau Tempe
Danau Tempe
Danau yang berada di bagian barat Kabupaten Wajo ini terkenal sebagai penghasil ikan tawar terbesar di dunia. Dsini Anda akan melihat banyak rumah apung milik para nelayan setempat dengan jala-jala yang digunakan untuk menangkap ikan.

Kegiatan yang bisa Anda lakukan disini adalah memancing atau berkeliling dengan menyewa perahu nelayan. Anda pun uga bisa membeli ikan segar dan sayuran yang ditanam di sekitar danau.

Dsini Anda juga bisa menyaksikan acara ritual tahunan yang diadakan setiap tanggal 23 Agustus. Ritual ini dilakukan untuk menyucikan danau yang disebut dengan Maccera Tappareng. Nantinya dalam ritual ini, Kepala nelayan akan menyembelih seekor hewan sapi, dan setelah itu akan ada banyak pertunjukan seni dan budaya serta berbagai lomba.
10 Tempat Wisata di Makassar yang Paling Menarik | Eka Putra | 5